Pilihan

Sabtu, 20 Juli 2013

Menerima

Kita memiliki banyak pengalaman yang dibentuk dari tiap peristiwa yang kita lalui. Sementara itu setiap peristiwa itu hadir dan berlalu, acapkali kita mengenang beberapa diantaranya, sebagian lain mengendap begitu saja tanpa perhatian. Sebagian yang lain hendak dilupakan karena sakit yang dipicu oleh ingatan akan peristiwa tersebut. Sebagian yang hendak dilupakan tersebut biasanya adalah peristiwa yang melukai, menekan atau mempermalukan kita.

Rasanya banyak kali kita ingin melupakan, tetapi kadang melalui sebuah pertanda yang lain dalam kehidupan, ingatan itu muncul kembali. Sebab pada dasarnya memang seluruh peristiwa yang kadung terekam, tak akan pernah benar-benar hilang. Kendati sudah begitu kuat hasrat untuk melupakannya. Sungguh, tak ada yang akan berlalu begitu saja karena apa yang menjadi pengalaman kita tidak pernah meninggalkan kita.

Sebagai gambaran, data apapun yang barangkali kita simpan sebagai file dalam perangkat komputer kita. Kendati telah disimpan rapi atau kelak ingin kita hapuskan dan dibuang ke Recycle bin, pada dasarnya tidak pernah benar-benar hilang. Melalui berbagai teknologi yang semakin mutakhir data yang dibuang toh masih dapat dipanggil dan dimunculkan kembali. Jangan heran banyak file yang

Minggu, 23 Juni 2013

REKOLEKSI PEREMPUAN MUDA KATOLIK

Klik Gambar untuk Memperbesar

Bagi rekan-rekan Perempuan Katolik di Yogyakarta. Mari bergabung dalam kesempatan luar biasa dalam Rekoleksi Perempuan Muda Katolik yang akan diadakan pada 11-14 Juli 2013. Pendaftaran berakhir pada 29 Juni 2013. Info lebih lanjut dapat menghubungi Wiji 0813 9241 3509. Bila anda tertarik dan memantapkan diri bergabung silahkan klik Formulir Pendataran di Link ini. Klik

Sabtu, 09 Maret 2013

Hercules, Diantara Anas dan Prabowo?

Pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK yang didahului oleh permohonan Presiden SBY saat sedang melakukan perjalanan umroh dan kontroversi sprindik, tampak bahwa liputan media yang hingar bingar tengah beralih ke Anas. Duren Sawit bahkan disejajarkan dengan Cikeas karena besarnya arus liputan dari kediaman Anas yang berada di daerah tersebut. Tak kurang tokoh-tokoh besar yang merupakan kolega Anas dari Korps Alumni HMI turut menunjukkan keprihatinan dan dukungan moril bagi Anas dalam menghadapi kasus hukumnya. Pemberitaan yang ada tampaknya mulai mengarah ke halaman berikut versi Anas yang dimulai dengan perlawanannya melalui wawancara eksklusif dengan media.

Tak berapa lama, perlawanan udara melalui media ini tampak layu sebelum berkembang. Pasalnya kisruh TNI yang merusak Polres OKU di Palembang kadung memikat media yang kemudian nyaris menutup pemberitaan tentang Anas. Media mengalihkan perhatian secara besar-besaran pada kisruh TNI dan Polri karena memang peristiwa ini sungguh luar biasa menghebohkan. Polres OKU benar-benar hancur dilalap api akibat amuk

Jumat, 08 Maret 2013

INSPIRASI DARI BAMBANG ISMAWAN


Berbagai tanaman dan pohon rindang yang menyejukkan membuat Saya merasa tenang di rumah itu. Obrolan santai bersama salah satu figur utama penggerak masyrakat Indonesia ini tampil dengan kaos berkerah biru dan jeans yang membuatnya tampak gagah. Bersama pak Bambang Ismawan, perintis dan pendiri Lembaga Bina Swadaya, sore hingga malam hari itu terasa hangat.
Beliau bertanya maksud kedatangan kami dan dengan tenang mendengarkan. Baginya kehadiran kami dan juga rencana untuk menggalang alumni untuk reuni di Jogja pada Mei mendatang merupakan sebuah ide baik. Dalam usia 66 tahun perhimpunan, perlu diadakan sebuah temu angkatan dan pemikiran lintas generasi.. Gagasan untuk menyusun sebuah kumpulan pemikiran berupa buku dari para tokoh PMKRI untuk negeri pun mengalir.
Beliau memulai lagi dengan lontaran pertanyaan tentang

Sabtu, 16 Februari 2013

KADERISASI & INTEGRITAS

Menyambut kerja keras para sahabat di PMKRI Yogyakarta untuk menggelar kaderisasi, saya tertarik untuk memberi catatan sebagai sebuah penyemangat. Tentu saja selain karena kaderisasi adalah aliran darah yang menghidupkan perhimpunan, kaderisasi juga merupakan sarana bagi lahirnya generasi muda Katolik Indonesia yang unggul demi kemajuan gereja dan bangsa.
3 Benang Merah
Sebagai anggota PMKRI tentu setiap kita haruslah ingat semangat dasar perhimpunan yang menyatukan seluruh gerak kita. Kristianitas sebagai satu dasar yang memanggil kita bersatu dalam himpunan murid-murid Kristus, Intelektualitas sebagai rahmat kecerdasan manusiawi kita dalam merespon seluruh perjuangan keadilan dan fraternitas sebagai pilar penyangga yang menekankan gerak persaudaraan. Identitas sebagai murid Kristus, terdidik dan menjunjung persaudaraan hendaknya menjadi titik gerak kaderisasi PMKRI.
Yogyakarta sebagai tempat semangat yang membentuk PMKRI secara nasional lahir, telah lama menjadi tempat para saudara dari cabang lain untuk berdialog. Dialog yang mengedepankan 3 benang merah ini tentu perlu dibiasakan secara intensif terlebih dalam era jejaring sosial sekarang. Gagasan menuju